Diposting pada 26 April 2011 oleh Irawan
Di depan kantor tempat saya bekerja ada sebuah taman. Tujuh hari dalam seminggu para pedagang makanan mangkal dengan gerobak-gerobaknya, dari pagi hingga sore hari. Mulai dari mie ayam, ketoprak, bubur, es buah, hingga penjual minuman ada. Yang menarik perhatian saya adalah tulisan di salah satu gerobak penjual minuman botol. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 03 Februari 2011 oleh Irawan
Jika dibandingkan dengan blog lain, sauskecap.com termasuk blog yang baru. Belum lama, tanggal 14 Januari 2011, umur sauskecap genap 1 tahun. Pada hari ini, detik ini, di dalam postingan ini, tepat pada hari pertama di tahun 2562 (menurut kalender Tionghoa) kami menerbitkan artikel yang ke-100. Lagi-lagi, jumlah ini tidak berarti dan tidak seberapa dibandingkan dengan jumlah postingan yang bisa diterbitkan oleh para blogger lainnya. Maklum saja, jika money blogger memiliki semboyan “time is money”, semboyan kami adalah semboyan asli Indonesia, “biar lambat asal selamat”. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 04 Juni 2010 oleh Irawan
Dalam rangka memeriahkan ajang sepak bola terbesar di dunia, piala dunia 2010, di Afrika Selatan, sauskecap.com hadir dengan strategi terbarunya. Tidak tanggung-tanggung sauskecap.com mendatangkan pelatih Irawan Van Ndut. Pelatih ini menggunakan strategi total foodball. Dimana sauskecap.com harus tampil agresif, menyerbu semua makanan yang ada di meja. Seperti kata pepatah menyerang adalah pertahanan terbaik. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 14 Mei 2010 oleh Ariyanti
Senin lalu, saya berencana mudik ke Jogja. Untuk menemani perjalanan, saya membeli majalah Chic edisi 62 (5 Mei 2010). Saya lumayan sering membeli majalah ini, tetapi sempat absen beberapa bulan, hingga hari itu. Setelah membolak-balik halaman saya melihat pemandangan yang tidak asing. “Sepertinya pernah lihat nih”, dalam benak saya. Halaman dengan warna putih dengan sentuhan oranye dan hitam. Ini kan blog sauskecap.com. Yay… sauskecap.com direview di Chic. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 11 Mei 2010 oleh Irawan
Layanan internet gratis di sebuah restoran atau cafe sudah menjadi hal yang biasa. Rasanya tidak lengkap apabila berkunjung di sebuah restoran tetapi tidak memiliki fasilitas wi-fi. Bahkan beberapa restoran menyediakan komputer yang terhubung ke dunia maya dan bebas digunakan bagi pengunjung mereka. Jika maniak komputer memesan makanan di Mc Donald’s inilah yang akan terjadi. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 02 Mei 2010 oleh Irawan
Kebanyakan minuman kemasan, misalnya coca-cola, memiliki botol silinder (bulat). Pernahkah anda terpikir, bagaimana jika botol softdrink ini berbentuk balok (kotak)? Aku suka dengan ide Andrew Kim mengubah botol coca-cola dari bentuk bulat menjadi kotak. Memang dari sisi kenyamanan, kita lebih nyaman memegang benda yang berbentuk bulat. Tetapi siapa sangka, sebuah perubahan desain bisa menyelamatkan bumi kita. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 03 Maret 2010 oleh Ariyanti
Masih dalam rangkaian acara from Jogja with food. Saya ada janji dengan teman untuk nonton di Empire XXI Jogja. Udah beli tiket, tapi harus menunggu satu jam sebelum film dimulai. Akhirnya kami nongkrong di XXI Cafe. Tempatnya asyik dan nyaman untuk ngobrol bareng teman, pacar, atau keluarga. Makanannya pun cukup memuaskan dan harganya lumayan terjangkau. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 17 Februari 2010 oleh Ariyanti
Pernahkah kita merasa berada di dunia yang seharusnya tidak pernah dikunjungi? Dunia ini dipenuhi dengan makanan. Namun anehnya makanan disini memiliki ukuran yang sangat besar. Tentu menyenangkan apabila kita tinggal di dunia yang penuh dengan makanan seperti ini. Kita akan merasa seperti liliput di Negeri Makanan. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 06 Februari 2010 oleh Irawan
Pernah kan waktu mencoba makan di tempat baru lalu menyadari, wow, makanan ini enak sekali? Aku sering mengalaminya. Blogger yang lain pun demikian. Ketika menemukan makanan lezat atau tempat makan yang asyik biasa menuliskan kisahnya di blog. Tetapi kali ini aku akan menunjukkan daftar menu makanan yang sebaiknya tidak dicoba. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 05 Februari 2010 oleh Ariyanti
Saat jalan-jalan di sebuah toko di Jogja, tidak sengaja menemukan camilan favorit saya waktu kecil. Dahulu, dengan mengeluarkan uang 25 rupiah saya mendapatkan satu bungkus kecil berisi camilan ini, hee 25? Kapankah itu? Masih ada makanan seharga 25 rupiah? Menjadikanku sadar kalau saya sudah tidak kecil lagi. Sekarang camilan ini dijual kiloan dan akhirnya saya tergiur untuk membelinya. Lanjutkan Membaca