Setelah lelah berbelanja, perut pun keroncongan. Rasanya ingin segera makan. Akhirnya saya dan Irawan menemukan restoran Soto Madura di Poin Square, Jakarta. Tanpa pikir panjang kami pun masuk, duduk, dan pramusaji datang untuk mengantar daftar menu makanan. Soto Madura terletak di lantai 2, lantai yang sama dengan deretan toko komputer di Poin Square. Dari nama restoran, Soto Madura, sudah dapat ditebak, menu andalannya adalah soto madura.

Sebelum makanan datang, es cincao diserbu terlebih dahulu.
Tempatnya tidak terlalu istimewa, tapi cukup luas, senggang, nyaman dan bersih. Dinding dihiasi foto, kesan, pesan, dan tanda tangan para artis yang pernah mampir ke warung tersebut (kapan ya tanda tangan saya mejeng di dindingnya).
Kami memesan soto daging (Rp 16.000), soto campur (Rp 16.000), sate ayam (Rp 16.000), dengan nasi putih (Rp 3.000) tentunya. Untuk minumannya kami sepakat dengan es cincao (Rp 10.000). Setelah menunggu beberapa saat, pramusaji pun datang membawa pesanan kami. Tanpa basa-basi kami langsung menyerbu makanan tersebut.

Soto madura dan sate ayam siap dinikmati.
Rasa soto maduranya sangat mirip dengan soto sulung (atau memang soto yang sama?). Kuahnya kental dan nonjok. Daging sapinya sangat empuk. Tetapi juaranya bukan soto maduranya, melainkan sate ayam. Dagingnya dibakar dengan sempurna, empuk, dan tidak gosong. Dan yang membuatnya spesial adalah bumbu kacangnya. Sangat lembut dan nikmat.
Peta Lokasi Soto Madura, Poin Square
Setelah puas dan kenyang menikmati makanan di Soto Madura. Kami pun melanjutkan berbelanja. Jika ada kesempatan mampir di Poin Square, cobalah sate ayam dan soto maduranya.
Soto Madura Poin Square
Lokasi: Poin Square Lt.2 No. 37,38,39, Jl. Lingkar Luar Selatan No. 1, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, INDONESIA – 12440
Jam Buka: 10.00 – 22.00
Harga: soto daging / campur (Rp 16.000), sate ayam (Rp 16.000), es cincao (Rp 10.000)




16 Juni 2010 pada 20:03
pertamaaaaaxxx..yippiiee..
Btw disini saya juga punya bumbu instan buat bikin soto, tapi rasanya ga sedahsyat soto madura beneran..hiks2..satenya bagi donk..hehe
[Balas]
16 Juni 2010 pada 20:55
di Bukittinggi gak ada yang jualan soto madura.. kalo es cincao siyh banyak.
aih itu sate ayamnya, sedap banget tuh
[Balas]
17 Juni 2010 pada 08:48
saya beLum sarapan nih..
jadi tambah laper ngeLiatnya…
[Balas]
16 Juni 2010 pada 21:24
Soto memang enak ya mbak, apalagi makan selagi panas, maknyus rasanya
[Balas]
16 Juni 2010 pada 21:26
wuih kelihatannya sweger nih
[Balas]
16 Juni 2010 pada 21:57
perlu diuji coba sarannya nih..
[Balas]
16 Juni 2010 pada 23:29
Yang paling menonjol bagi saya adalah piring dan mangkoknya..ada pesan sponsornya..persis seperti kalo lagi makan di kaki lima, yang nggak kalah maknyusnya..hehe:)
[Balas]
17 Juni 2010 pada 09:13
hahahaha… bener juga ya… aku malah ga ngamatin
[Balas]
17 Juni 2010 pada 00:49
mmmmmm.., menggugah selera..
[Balas]
17 Juni 2010 pada 06:12
Saya suka soto buatan nenek ku, resepnya udah melegenda
[Balas]
17 Juni 2010 pada 09:12
boleh dong resepnya dibagi-bagi… hehehe…
[Balas]
17 Juni 2010 pada 08:49
beLum pernah nyobain soto madura…
apa bedanya ma soto kebanyakan?
[Balas]
17 Juni 2010 pada 09:11
hmm…. soto sulung pernah? bedanya dengan soto kebanyakan ya kuahnya lebih kentel, isinya ga pake sayuran, dan cuma daging aja (kadang ada telurnya)… mirip2 coto makasar, tapi ya tetep beda… langsung dicoba aja…
[Balas]
17 Juni 2010 pada 10:34
Sotonya seger, Es Caonya kenthel…..
Nyam… nyammm…. nyam…
[Balas]
17 Juni 2010 pada 11:17
point square mana mba? Lebak Bulus, waah jd pengen diajak kopdar ma mba ari, biar dijajanin hehe. *ngarep.
[Balas]
17 Juni 2010 pada 13:31
mbaknya kebetulan lagi absen di blog ini, yup itu point square lebak bulus….
[Balas]
17 Juni 2010 pada 12:15
waw, bikin ngiler, sayang lokasinya jauh
[Balas]
17 Juni 2010 pada 12:32
menggugah selera banget….
[Balas]
17 Juni 2010 pada 12:33
uenake rek..
[Balas]
17 Juni 2010 pada 13:56
waduh … jadi lapar nich *belum makan siang*
[Balas]
17 Juni 2010 pada 17:40
soto mah darimanapun uweenak dan wuenak sekali
mau madura, bandung, solo, lamongan bring it on!
*tunggu ..tunggu … itu kok ada 3 soto, sedangkan orangnya hanya 2 … mmm … siapa nich yang memiliki perut lebih …
[Balas]
17 Juni 2010 pada 17:41
maksudnya 3 mangkok …
[Balas]
17 Juni 2010 pada 20:28
kan lauknya doang yang 2 mangkok 1 piring
[Balas]
18 Juni 2010 pada 10:23
kirain
[Balas]
17 Juni 2010 pada 22:10
satenya kok garing mbak, nggak nyemek… pantesan satenya jd juara
[Balas]
17 Juni 2010 pada 23:18
bikin ngiler…. sayang bukan harga anak kost (krng bersahabat dgn kantong
)
[Balas]
18 Juni 2010 pada 09:54
Kalau soto madura aku dah pernah nyoba…
[Balas]
18 Juni 2010 pada 12:38
Wah murmer ya, perlu dicoba nih, thx referensinya, btw pasti satu lantai dibawah es teller 77 ya
[Balas]
18 Juni 2010 pada 16:46
Wahh soto, sate, plus minumnya, lezat banget ya..Sayangnya saya sudah vegetarian sejak 5 tahun lalu. Jadi hanya bisa merasakan aromanya saja deh…
[Balas]
18 Juni 2010 pada 16:54
Kalau menu yang satu ini, memang sudah terkenal dimana saja seantero nusantara, memang mak nyus benar rasanya…
[Balas]
18 Juni 2010 pada 17:14
wah sate ayamnya tuh yang bikin pengen hmm yummy
[Balas]
18 Juni 2010 pada 21:29
bisa gratis nggak tuh? (lagi nanya ndak jelas)
[Balas]
19 Juni 2010 pada 14:37
hmmm nyam nyam nyam… sate sateeee…!!
[Balas]
19 Juni 2010 pada 14:38
walah, saya suka bgt tuh ama sate …
[Balas]
19 Juni 2010 pada 21:41
oh my god…..
oh my god…..
nyerah saya mbak… nyerah….. *sambilbawabenderaputih
soto maduranya gak nahan…..
jadi ngidam soto madura deh njadinya…..
[Balas]
19 Juni 2010 pada 23:12
tiap kali mampir selalu netes nih iler…. :r~
[Balas]
20 Juni 2010 pada 14:04
Kalau saya sukanya sate kambing.
Minimal 10 tusuk lah hehehee….Kalo soto madura, kurang suka. Mungkin karena terbiasa makan soto medan……..huhuhu sedappppppppppp…
[Balas]
20 Juni 2010 pada 22:25
madura biasanya terkenal dengan satenya. Kini ada sotonya juga toh. Perlu dicoba
[Balas]
20 Juni 2010 pada 23:39
Wah… satenya keren tuh…
Kebanyakan warung sate malah nggak bisa bakar sate, gosong melulu… takut zat karsinogen-nya itu loh…
[Balas]
21 Juni 2010 pada 12:47
mau… (mmm)
[Balas]
21 Juni 2010 pada 19:13
soto madura..saya jadi pengen coba, pasi rasanya enak sama seperti sate maduru
[Balas]
21 Juni 2010 pada 19:14
soto madura..saya jadi pengen coba, pasti rasanya enak sama seperti sate madura (maaf mbak , koment saya diatas banyak salah hurupnya, maklum dirumah lagi mati lampu)
[Balas]
21 Juni 2010 pada 19:51
hmmmmm pas laper nih aku
[Balas]
23 Juni 2010 pada 09:12
mau satenya dooong
[Balas]
25 Juni 2010 pada 13:44
informasi yang menyegarkan dan lengkap bgt
[Balas]
26 Juni 2010 pada 21:26
Guleh salakoh oreng Madhureh nurok kasokan ka ocakna Yu Ariyanti, ben sokkor alhamdulilla panganan se e dhe’er masyarakat Madhureh nikah bisa e dhe’er sareng masyarakat se laen *pidatobahasamadura* Sate Madura emang ga ada duanya, apalagi sate ayamnya, pasti dagingnya lembut ;D
[Balas]
27 Juni 2010 pada 21:11
Saya selalu suka review yang seperti ini …
Why ?
karena saya selalu merasa …
ahaaa … ini dekat-dekat sini saja …
wilayah edar saya
Point Square adalah tempat fave nya bunda kalau lagi cari kerudung dan kawan-kawan …
hehee
salam saya
[Balas]
29 Juni 2010 pada 12:18
wah kayanya mantap tuh soto
di bandung ada ga ya yang sejenis
[Balas]