Di daerah Karang Tengah, Jakarta Selatan, saya menemukan sebuah warung sate yang memiliki nama unik, Resto Goyang Domba Afrika. Saya juga pernah melihat warung dengan nama yang sama di Yogyakarta. Tetapi baru kali ini saya menyempatkan diri untuk mampir dan mencoba kelezatan menu Resto Goyang Domba Afrika. Ternyata nama warungnya mencerminkan menu makanannya, menu andalannya adalah sate goyang domba afrika.

Sate goyang domba afrika (paket personal). Penampakannya seperti teriyaki bukan?
Saya tidak tahu apakah makanan ini khas afrika atau tidak, tetapi yang pasti satenya (entah bisa dibilang sate atau tidak) unik. Tidak seperti sate kambing pada umumnya, yang ditusuk kemudian dibakar dan diberi bumbu kecap. Yang membuat unik, daging domba asap dimasukkan dalam sebuah wadah dan digoyang-gonyangkan bersama bumbu-bumbu (mungkin ini sebabnya sate ini diberi nama goyang domba afrika). Selain itu sate goyang domba afrika disajikan bersama bawang bombay. Kecap manis disediakan secara terpisah sesuai selera anda. Jadi rasanya sedikit asin bila dibandingkan dengan sate kambing biasa. Dan penampakan fisiknya mirip dengan teriyaki. Menurut si penjual, menu makanan ini lebih rendah kolesterol apabila dibandingkan dengan dengan sate kambing biasa, sehingga lebih menyehatkan.
Peta Lokasi Resto Goyang Domba Afrika, Cinere
Meskipun tempat makannya sederhana, tetapi restoran ini cukup luas dan nyaman untuk dijadikan sebagai tempat makan bersama keluarga. Harga makanannya pun cukup terjangkau. Saya lupa harganya, tetapi paket personal (nasi+sate) sekitar Rp 15.000 dan sate seporsi sekitar Rp 25.000. Saya pribadi lebih menyukai rasa sate kambing konvensional, tetapi Sate Goyang Domba Afrika bisa dijadikan pilihan sebagai menu sehat.
Resto Goyang Domba Afrika
Lokasi: Jl. Merawan 24, Cinere, Jakarta Selatan
Telepon: 021 68580902
Jam Buka: 10.00 s.d 22.00
Harga: Rp 15.000 – Rp 25.000




14 Juli 2010 pada 17:51
Wah, kambing, hbs makan jadi panas, ehehe
[Balas]
14 Juli 2010 pada 18:10
Pasti waktu piala dunia kemarin, warung ini penuh pengunjung… )
[Balas]
14 Juli 2010 pada 18:27
daging domba katanya memang lebih rendah kolesterol dibandingkan dengan daging kambing. kayanya menu ini memang dikenal juga dengan nama sate afrika ya walo bentuknya tak seperti sate yang kita kenal .. lebih mirip kambing guling eh atau domba guling :p
[Balas]
15 Juli 2010 pada 09:56
mungkin itu alasannya kenapa si penjual bilang rendah kolesterol
[Balas]
14 Juli 2010 pada 18:33
Jadi penasaran ingin tahu rasanya seperti apa! hmmm….
[Balas]
15 Juli 2010 pada 09:56
ga beda-beda jauh ama rasa daging kambing
[Balas]
15 Juli 2010 pada 04:00
bener saya juga jadi penasaran…nama yang unik….dan dari keunikanu itulah orang jadi pengen nyoba…..
tapi sayang banget, ane tinggal di bandung…..
[Balas]
15 Juli 2010 pada 09:56
bandung jakarta dekat lah…
[Balas]
15 Juli 2010 pada 08:23
Domba Afrika buLunya item ga ya?
[Balas]
15 Juli 2010 pada 09:57
yang pasti dagingnya cokelat setelah dibakar
[Balas]
15 Juli 2010 pada 08:25
rendah koLesteroL, patut dicoba…
[Balas]
15 Juli 2010 pada 18:49
woow,,
lumayan kudu ngerogoh kocek terdalam ne,,
hahahahaaa
[Balas]
15 Juli 2010 pada 21:07
melihat fotonya, sangat mirip teriyaki, tetapi rasa daging domba.. ntar jika pas dinas di sekitar karang tengah saya akan mencobanya
[Balas]
16 Juli 2010 pada 11:20
makan sate goyang domba afrika sambil goyang lidah
[Balas]
16 Juli 2010 pada 18:15
wah…….,gak berani nyoba kayaknya aku,soalnya punya masalah sama yang namanya tekanan darah tinggi
[Balas]
16 Juli 2010 pada 18:56
kandungan kolesterolnya nda terlalu tinggi kok. tapi memang sebaiknya menghindari daging binatang berkaki 4, coba ada kambing / domba berkaki 2….
[Balas]
20 Juli 2010 pada 06:48
[Balas]
17 Juli 2010 pada 11:07
sekali2 di daerah jatim yah mbak… T~T kalo jaksel kejauahan…. gak kebeli…..
[Balas]
17 Juli 2010 pada 16:46
Kirain resto goyang samba hehe…
[Balas]
17 Juli 2010 pada 17:00
di Indonesia lebih cocok jadi resto goyang ngebor…
[Balas]
20 Juli 2010 pada 06:46
pasti punya si inul
*nuduh*
[Balas]
18 Juli 2010 pada 17:00
Meskipun saya menyukai daging kambing, tapi nggak boleh banyak-banyak, suka agak pusing dan ada keturunan asam urat..:)
[Balas]
19 Juli 2010 pada 10:21
Sob sate domba afrika emang mantep,saya dan keluarga sering makan sate domba afrika yang disebelah museum textil jakarta barat, konon kabarnya disinilah awalnya sate domba afrika, emang sih rasanya paling enak jika dibandingkan sate domba afrika di temapt lain….
Oia, sekidit tips, saya kalau makan sate domba afrika selalu dengan pisang goreng sob…. lebih enak jika dibandingkan dengan nasi…. hehehe…
[Balas]
20 Juli 2010 pada 06:45
hehehe … saya dulu pernah loh tinggal di Afrika selama 2 tahun. setahu saya makannya enggak pernah pake nasi dech (dasar orang indonesia
kalau enggak pake nasi enggak afdol) mereka biasanya makan pake kentang goreng yang digoreng setengah matang terus di masukin di telor dadar (cobain dech, makyus
) atau sama pisang bakar plus jangan lupa mayones/mustard dan saos sambal *ngebayanginnya ngiler jadinya* … jadi pengen ke afrika lagi … waka waka ye …ye ..
[Balas]
20 Juli 2010 pada 06:54
kayaknya ini yang kemarin muncul di tipi… ternyata sauskecap udah lebih dulu tayang… hehe
[Balas]
20 Juli 2010 pada 13:02
nampaknya lezaat..
siang2 begini..
jadi makin laper
[Balas]
21 Juli 2010 pada 12:58
boleh juga nih
kambing kesukaan gue
ahaha
[Balas]
21 Juli 2010 pada 15:42
wah kayanya mantap…pernah denger siy dari temen tapi lum pernah coba,,,yummy…^^salam kenal
[Balas]
24 Juli 2010 pada 13:34
sate yang unik dan harganya pun murah, kalo ke Jakarta mau nyoba ah
[Balas]
30 Agustus 2010 pada 12:17
memang sate domba afrika ini *unyu unyu* banget..
[Balas]
23 Februari 2011 pada 17:29
yang putih2 itu bawang bombay yaa..sate gaya baru neh
[Balas]