Beberapa hari yang lalu saya diberi kesempatan untuk mengunjungi ibu kota provinsi Jawa Tengah, Semarang, selama 3 hari. Kesempatan tersebut tidak saya sia-siakan untuk berburu makanan enak di kota ini. Saya tidak sendirian, kebetulan saya ditemani oleh pemandu kuliner yang lebih mengenal jalanan kota Semarang, yaitu adik saya sendiri. Bermodalkan sandal jepit pinjaman, jaket, dan motor butut, kami pergi berkeliling kota Semarang untuk berburu makan malam.

Setelah ditunjukkan langsung beberapa restoran di seputar Semarang, pilihan saya jatuh di sebuah restoran yang terletak di Jl. Veteran, Pesta Keboen. Saya tertarik karena eksterior bangunannya mengusung tema tempo dulu, bentuknya mirip rumah-rumah besar peninggalan Belanda. Setelah masuk ke dalam restoran, desain interiornya serasi dengan eksterior restorannya. Hiasan-hiasan dan barang jadul ditata di dalam restoran untuk menambah suasana tempo dulu. Bahkan, buku menu dan camilan juga disajikan dengan gaya tempo dulu.
Restoran ini memiliki dua bagian, bagian dalam ruangan tanpa asap rokok lengkap dengan panggung hiburan dan live music, dan bagian luar untuk pengunjung yang merokok atau ingin sekedar menikmati suasana kebun di restoran ini. Menu-menu yang disajikan di Pesta Keboen adalah perpaduan menu Indonesia (terutama Jawa) dan Western. Saya memesan nasi ayam asap dan es pesta kebun (jus sirsak dengan isi potongan buah-buahan), sementara adik saya memesan nasi buntut goreng dan es kopyor. Untuk camilannya kami sepakat dengan kue lekker. Sementara menunggu pesanan datang, setiap pengunjung mendapatkan sekaleng kecil keripik singkong dan jamu beras kencur.

Pesanan kami pun datang. Hidangan disajikan dengan menarik. Piring tanah liat, alas daun, dan nasi yang disajikan ala nasi tumpeng memperkental suasana tempo dulu. Nasi ayam asap disajikan bersama kering kentang. Rasa manis khas Jawa dan rasa sepet dari ayam asap berpadu manis di lidah. Sambal pedasnya membuat lidah kita semakin bergoyang. Nasi buntut gorengnya pun tidak kalah menarik. Nasi buntut disiram bumbu kental manis (bukan susu kental manis ya) menambah keotentikan rasa khas Jawa. Kue lekkernya mengingatkan masa kecil saya, saya sering membeli kue lekker isi pisang cokelat di depan sekolah saat masih SD. Kerenyahan kue lekker berpadu pas dengan pisang, cokelat, dan keju sebagai isiannya.

Dari beberapa makanan dan minuman yang saya coba di Pesta Keboen tidak ada yang mengecewakan. Apalagi tempat ini sangat nyaman untuk makan malam, berkumpul bersama, pertemuan resmi, atau sekedar menikmati suasananya. Suasana tempo dulu yang diangkat oleh restoran ini berpadu cantik, mulai dari eksterior bangunan, interior, dan sejarah kota Semarang dapat anda pelajari melalui menu di Pesta Keboen. Dan yang cukup membuat saya kaget, harga makanan di restoran ini tergolong murah untuk restoran sekelas Pesta Keboen (meskipun menu di restoran ini tidak menampilkan harga).
Peta Lokasi Pesta Keboen
PESTA KEBOEN
Lokasi: Jl. Veteran 29, Semarang
No Telp: 024 310620
Harga: nasi buntut goreng (Rp 26.000), nasi ayam asap (Rp 21.000), es pesta kebun (Rp 19.500), es kopyor (Rp 23.500), lekker (Rp 12.000)




28 November 2011 pada 06:44
sudah lama nggak makan ke sini,
lama banget,
selama saya punya dslr…
[Balas]
28 November 2011 pada 08:58
menurut saya juga harga disitu termasuk murah, tidak nipu.
rasa bumbunya kebetulan pas dengan lidah saya…
[Balas]
1 Desember 2011 pada 15:51
Betul, betul, betul…
lebih mantap lagi kalau di daftar menunya disebutin harganya…
[Balas]
28 November 2011 pada 09:32
waduh lagi-lagi postingan makanan, jadi laper
[Balas]
1 Desember 2011 pada 15:48
Ikut menyimak artikelnya Gun
[Balas]
8 Desember 2011 pada 14:11
Waahhh masakan nya enaaakk bgt tuuuh….!!!
[Balas]
9 Desember 2011 pada 10:41
enak… jadi kepengen,,,hehehe
[Balas]
17 Desember 2011 pada 08:08
alamakk, bikin ngiler pagi2 pengen sarapan, dah lama neeh ga sarapan
[Balas]
17 Desember 2011 pada 08:40
Weh makananya terlihat uenaak rek
[Balas]
17 Desember 2011 pada 18:22
Haduh2, tiap kali kesini bawaannya pasti ngeces
Keren ya kalo ada rumah makan / resto yang eksterior dan interior bangunannya menggunakan nuansa tempo dulu.
Hmm..belum pernah ngerasain mas
[Balas]
11 Maret 2012 pada 10:54
bisa minta tlg info untuk harga sewa untuk pernikahan berikut daftr menu2 ny..
[Balas]
19 Maret 2012 pada 10:14
Huaaa…postingan makanan di senin pagi, ini udah ‘gak bener’ nih.. Makin laper banget..nget..nget! :’(
[Balas]
5 April 2012 pada 11:25
wah kayak nya enak tuh
postingan nya bagus
kita bisa bertukar info d web kmi http://unsri.ac.id
[Balas]
20 April 2012 pada 12:28
Live music yang disajikan adalah keroncong atau gamelan… Suasana khas Jawa tempo dulu deh pokoknya.
[Balas]
20 April 2012 pada 21:59
Setuju mbak, suasa jadulnya memang dapet banget di resto ini…
[Balas]
25 Mei 2012 pada 00:59
lagi lagi info yang menarik yang layak di coba thx mas irawan:)
[Balas]
27 Juli 2012 pada 16:44
Setuju dengan mas Irawan, lebih mantap klo harga menu langsung di sebutkan…..biar pede klo mau pesan apapun……hahahhhahha
[Balas]