Buah-buahan baik untuk kesehatan tubuh kita. Banyak cara untuk menikmati buah, selain dikonsumsi secara langsung. Beberapa diantaranya adalah jus, rujak, atau tradisi barat dengan dibuat salad. Tetapi tahukah anda dengan istilah lotis? Saya terinspirasi ketika istri ngidam buah-buahan dan membuat lotis beberapa hari yang lalu. Meskipun dengan bahan-bahan seadanya (yang ada di kulkas), acara lotisan tetap lanjut.
Lotis dikenal di daerah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan sekitarnya. Di daerah lain jenis makanan ini biasanya disebut rujak. Perbedaan lotis dan rujak terletak pada besarnya irisan buah dan cara penyajian. Buah pada lotis dipotong dengan ukuran yang agak besar, sambal disajikan terpisah, dan untuk menikmatinya potongan buah dicocol ke dalam sambal. Sedangkan rujak dipotong tipis (diserut) dan sambal dicampurkan ke dalam buah-buahan.

Lotis, buah dipotong besar dan sambal disajikan terpisah. Acara lotisan tetap lanjut meski hanya dengan buah pepaya, melon, dan timun.
Di Yogyakarta, acara menikmati lotis dikenal dengan istilah lotisan. Semakin banyak orang, acaranya makin seru dan rasa lotisnya pun makin nikmat. Biasanya orang yang akan menyelenggarakan lotisan patungan untuk membeli buah-buahan. Kadang ada tetangga yang berbaik hati memberikan buah-buahan dari pohon di halamannya secara cuma-cuma. Semoga tradisi lotisan ini tetap ada dan lestari.
Jadi untuk menikmati jenis makanan seperti ini tidak perlu jauh-jauh ke Singapura kan?
Catatan: Pembaca mungkin menyadari ada perubahan suasana di sauskecap.com, template menjadi lebih berwarna dan logo bernuansa sketsa pastel. Seperti lotis, saya ingin membawa suasana fresh di tahun 2011 ini.




5 Maret 2011 pada 08:48
Ah lotis sama rujak sama aja tuh..
Sama-sama enak kalo di santap pas lagi laperrr!!
[Balas]
5 Maret 2011 pada 08:49
Wah.. koment aku masuk spam ya???
[Balas]
5 Maret 2011 pada 08:54
Sudah dikeluarkan dari penjara…
[Balas]
5 Maret 2011 pada 15:52
di kmakassar ada nggak ya?
[Balas]
6 Maret 2011 pada 09:26
Nggak masakan nggak lalapan nggak minuman…
Semua yang disajikan di saus kecap kok seger2 semua…
Semoga Mas Ir dan Mbak Ar juga selalu seger
Salam!
[Balas]
6 Maret 2011 pada 11:22
sebelum membaca, saya pikir ini bukan rujak,,, ternyata eeeh ternyata :p
sepertinya.. bakalan gerah banget nih siang ini..
[Balas]
6 Maret 2011 pada 13:43
sebenarnya sama aja kok, cuma penyebutan aja di daerah lain berbeda…
[Balas]
6 Maret 2011 pada 23:58
Kirain apaan nih Lotis. Di sini mah yang kayak gitu tetep aja dibilang rujak… Hehe…
Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…
[Balas]
7 Maret 2011 pada 13:25
seger dan bikin ngiler
[Balas]
7 Maret 2011 pada 19:03
jadi tradisi juga y
tentunya kalao lebih gede potongannya lebih mengenyangkan wkwkw
[Balas]
17 Maret 2011 pada 08:53
hmm makan rujak atau lotis pas lagi hamil enak banget tuh, kecut2 asem2 pedes gimanaa gitu..hihi
[Balas]
17 Maret 2011 pada 11:34
Kalo ada yang nyocol buah ke sambal yang ber-ingredient petis, apa ya mas namanya?
[Balas]
21 April 2011 pada 22:26
wah… lotis (jawa) atau rujak (jakarta), hobi neh..
(glek…..)
[Balas]