Satu lagi kopi nusantara hinggap di dapur. Kali ini saya mencoba kopi toraja, kopinya Sulawesi. Kopi ini termasuk yang paling mudah didapat dibandingkan dengan jenis kopi yang lain. Karena saya sering melihat kemasan kopi ini dijual di supermarket. Ketika berbelanja, saya pun tertarik untuk mencoba kopi khas Sulawesi Selatan ini.
Kopi toraja adalah kopi yang memiliki kandungan asam rendah dan memiliki body yang berat. Kopi ini juga dikenal dengan kopi celebes kalossi, yang diambil dari nama kolonial Belanda untuk salah satu daerah di Sulawesi. Kopi ini termasuk ke dalam jenis kopi arabica. Profil kopi toraja mirip dengan kopi Sumatera. Biasanya orang mencari kopi ini karena body yang berat dan rasa yang tidak asam. Sebagian orang bilang, kopi Sulawesi dan kopi Sumatera memiliki rasa khas yang serupa, seperti rasa tanah dan hutan (sulit membayangkan bagaimana rasanya). Rasa tersebut muncul karena terpengaruh pemrosesan setelah biji kopi dipetik. (Referensi: www.sweetmarias.com)

Banyak jenis kopi toraja yang beredar di supermarket. Salah satu yang paling mudah didapat adalah yang satu ini.
Aroma wangi kopi langsung tercium ketika membuka kemasan, meskipun tidak terlalu kuat. Rasa pahitnya berbeda dengan kopi jawa atau kopi lintong yang sebelumnya pernah saya coba. Dan memang benar ada rasa seperti tanah di dalam kopi ini (jangan konotasikan ini dengan hal yang negatif, rasa tanah ini menjadi nilai lebih kopi toraja). Beberapa jenis kopi meninggalkan rasa pahit cukup lama di mulut, namun tidak dengan kopi toraja ini. Rasa pahitnya langsung hilang. Dan hal lain yang saya sukai yaitu sedikit rasa asam dalam kopi ini.
Mendeskripsikan kopi memang tidak mudah, lebih mudah menikmatinya. Penasaran? Sebaiknya anda coba langsung kopi toraja ini.




8 Mei 2010 pada 18:55
Asyiikk ada postingan tentang kopi Toraja
Sekalipun saya tinggal di Sulsel tetapi saya tidak cukup sering meminum kopi Toraja. Mungkin karena sudah terlanjur kecanduan dengan kopi olahan. Kopi Toraja memang ada beberapa merek, termasuk pernah ada satu yang sempat saya terjemahkan label kemasannya karena akan dipasarkan ke luar negeri.
[Balas]
8 Mei 2010 pada 20:09
emang cara pengolahannya pake’ tanah juga ya mbak ?
[Balas]
8 Mei 2010 pada 20:27
Kira2 Enak mana sm Kopi Lampung ya mbak??? kebetulan rada maniak kopi nih
[Balas]
10 Mei 2010 pada 10:59
Kopi toraja ini rasanya mirip-mirip kopi sumatera… kalau sama kopi lampung enak mana saya juga bingung…
[Balas]
29 September 2010 pada 16:26
Kira-kira dijual di supermarket apa ya Mbak? yg ngetop gitu…biar mudah nyari.
supaya bs bikin sendiri di rumah…hehehe
biasanya saya kudu ke kafe kl mo minum kopi toraja. itupun jarang ada..thx..
[Balas]
30 September 2010 pada 07:26
ada kayaknya, dulu saya pernah beli di Giant… coba cari aja di bagian kopi
[Balas]
29 Januari 2012 pada 20:35
@Ariyanti, udah lama mengenal kopi yaaa,,,,bagi pengetahuanya dhonggg????
9 November 2011 pada 04:44
masih enakan kopi toraja mbak busarunggu’
[Balas]
8 Mei 2010 pada 21:00
(maaf) izin mengamankan KEEMPAT dulu. Boleh kan?!
Wah…. saya pernah menjadi penggemar kopi tapi (1) belum pernah merasakan kopi yang ini (2) Saya sekarang dilarang minum kopi lagi
[Balas]
8 Mei 2010 pada 21:57
Aku masih ga kebayang rasa tanahnya….
[Balas]
9 Mei 2010 pada 00:14
Rasa tanah dan hutan??? Kayak apa ya rasanya??? hahaha…
[Balas]
9 Mei 2010 pada 03:20
Wach kelihatannya bnr2 enak nich kopinya sobat apalagi saya juga suka minum kopi,makasih infonya…:D
[Balas]
9 Mei 2010 pada 10:26
gimana rasanya tuh? hihi
[Balas]
9 Mei 2010 pada 11:22
saya gag suka ngopi..:)
[Balas]
9 Mei 2010 pada 11:24
kandungan kafein kopi itu berapa?;)
[Balas]
9 Mei 2010 pada 11:26
eh mau tanya dun, kenapa nama propilmu tiap komen beda, kadang irawan kadang saus kecap? (selain karena pingin tentunya)
[Balas]
9 Mei 2010 pada 19:44
kadang aku yang jalan, kadang ariyanti yang jalan…
[Balas]
9 Mei 2010 pada 13:45
Saya kurang tahu tentang kopi Toraja.
Kata orang sih enak …
Kata nya mbak rasanya kayak “tanah dan hutan”,
berarti mantap dan segar …
Berarti beneran enak ya …
Patut dicoba nih
[Balas]
9 Mei 2010 pada 16:32
rasanya jadi gimana tuh? enak ga, mBa?
[Balas]
9 Mei 2010 pada 16:33
gimana kabar tugas akhirnya, mBa?
[Balas]
10 Mei 2010 pada 11:00
Yah beginilah… gak maju gak mundur… jalan ditempat…
[Balas]
9 Mei 2010 pada 18:47
Skrg saya malah suka yg kopi instant, tinggal di tmbah air panas hehe…
[Balas]
9 Mei 2010 pada 20:07
sama kopi aceh enak mana ya?? kopi aceh donk!! hahaha.. ( karena tinggal di aceh ) hahaha..
but pengen rasa juga kopi toraja, tp enaknya langsung ke sulawesi, biar rasa nya makin asli makin mantaps!!
[Balas]
15 Mei 2010 pada 18:55
Boleh donk aku dikirimin… hehehe…
[Balas]
9 November 2011 pada 04:47
rugi klo g coba kopi toraja hehehehe wenak tenan
[Balas]
9 Mei 2010 pada 20:52
bbrp jenis kopi dr nusantara, pernah saya nikmati mskpn hanya sebungkus saja. kopi toraja yg di gambar itu, cukup mudah didapatkan di supermaket dekat rumah
[Balas]
10 Mei 2010 pada 00:11
Lia belum pernah coba nih kopi ini…sepertinya lain.. apalagi aromanya yang tidak berapa kuat …. ehmmmmmm
Biasanya lia suka minum yang instant hehehe…
[Balas]
10 Mei 2010 pada 00:53
Belinya dimana ya? Jogja udah ada belum? saya termasuk pecinta kopi nih..
Jadi penasaran..
[Balas]
10 Mei 2010 pada 09:14
gmn rasanya??
[Balas]
10 Mei 2010 pada 09:38
Yap, ini nih Mbak, kopi yang ampasnya saya foto di blog saya. :LOL:
[Balas]
10 Mei 2010 pada 09:39
Minum kopi memang sedap apalagi ketika kantuk tengah menyerang di tengah kesibukan kerja siang hari.
[Balas]
9 November 2011 pada 04:49
hilangkan kantuk d tengah kesibukan anda dengan menikmati kopi toraja
[Balas]
10 Mei 2010 pada 09:59
Saya mungkin memiliki fanatisme berlebihan terhadap satu merk kopi yang menemani. Namun tidak ada salahnya mengapresiasi produk ini.
Trims atas informasinya
[Balas]
10 Mei 2010 pada 10:25
kopi
nescafe tubruk
saat ini menjadi kopi andalanku
heheh
pas banget kopi na
[Balas]
10 Mei 2010 pada 10:34
hmmmm
kopi tubrukkk
aku paling suka
[Balas]
10 Mei 2010 pada 10:41
kalo kopi sidikalang udah pernah coba belum mbak ari?
[Balas]
10 Mei 2010 pada 11:08
kalau kopi sidikalang itu yang kopi lintong atau mandheling ya? kalau kopi lintong saya udah coba…
[Balas]
10 Mei 2010 pada 13:37
Hai mb’….lam kenal ya..br buka2 nich.trnyata isinya seru.saya emg ga bsa masak,tp seneng wisata kuliner.ya waloupun ga masuk resto.
Ehmm…kopi ya??suka baunya,tp ga suka minum kopi… ^_^
[Balas]
10 Mei 2010 pada 16:22
kalau kopi lampung bagaimana? hhehe
klo menurutku sih gak ada yg ngalahin kopi yg kita bikin sendiri, dari metik, jemur, giling, sangrai dan numbuk sendiri, trus diseduh sendiri,..hmm
nikmat deh pokoknya
[Balas]
10 Mei 2010 pada 18:22
belum pernah coba kopi toraja..
penasaran dengan rasanya..
[Balas]
10 Mei 2010 pada 20:40
Harga kopinya berapaan Mba? rasanya sepertinya unik…ada rasa tanahnya..kayak gimana tuh?
[Balas]
10 Mei 2010 pada 21:34
pernah nyoba sekali kopi toraja, oleh-oleh sodara .. rasanya khas kopi arabika ya, agak mirip kopi timor juga kalo gak salah lidah
[Balas]
10 Mei 2010 pada 22:00
aku klo di suruh ngomentarin kopi jenis ini itu dll enak ato ga gt ga tau, setauku rasane sama semua hehe……. dulu klo abis minum mesti perut perih banget, untung sekarang dah mendingan
[Balas]
10 Mei 2010 pada 22:27
pengin nyiciip
[Balas]
11 Mei 2010 pada 06:49
Yan, sudah coba kopi simalungun? Enak juga lho. Ditunggu ulasannya ya setelah mencoba.
[Balas]
11 Mei 2010 pada 07:26
kopi selalu menemani saya saat pagi ketika mau berangkat kerja
[Balas]
11 Mei 2010 pada 11:28
waah boleh juga dicoba tuh
hihi
[Balas]
11 Mei 2010 pada 11:53
kalo ga salah pernah jadi properties salah satu pelem terkenal buatan Holywood
[Balas]
11 Mei 2010 pada 12:10
tetap bukan penyuka kopi mba ari, seenak apapun kata orang.
[Balas]
11 Mei 2010 pada 14:41
kopi lokal yah, saya tahu rasanya pasti pahit
[Balas]
15 Mei 2010 pada 18:58
Kopi interlokal juga pahit…
[Balas]
11 Mei 2010 pada 17:24
copy eh kopi dulu ahhhh
[Balas]
11 Mei 2010 pada 17:30
kalo ama kopi torabikanya bandung enakan mana?
[Balas]
15 Mei 2010 pada 18:56
Tergantung brewernya tuh… hahaha… kalau komposisinya pas itu yang aku suka…
[Balas]
11 Mei 2010 pada 23:31
@ 2R = enak kopi Toraja sih menurut saya..
@ Attaya = MAsa sih? Bukan Kopi Luwak? di Film The Bucket Listnya Jack Nicholson kan? ato ada yang lain?
@ Ariyati blognya keren..
[Balas]
12 Mei 2010 pada 20:09
teman baikku langsung sakit diare berat setelah minum kopi ini..diarenya tidak bisa sembuh dengan obat ‘warung’ hingga harus berobat ke dokter.. apa ini efek dari apa yg disebut ‘bodynya berat’ itu ya ?
* klo aku mah ga bisa minum kopi..heheh
[Balas]
12 Mei 2010 pada 20:19
waduh, mungkin ga cocok sama kopinya… hingga saat ini sih aku coba ga ada masalah…
[Balas]
13 Mei 2010 pada 17:32
saya suka aromanya. tiap kali minum ini, yang terbayang adalah suasana pesta di toraja. dingin, rame, menambah enaknya menghirup kopi toraja.
salam kenal dari toraja
[Balas]
20 Mei 2010 pada 05:03
makk aku yang disulawesi belum pernah nikmati yang ini
[Balas]
20 Mei 2010 pada 05:04
mesti pesen nih sama teman
[Balas]
24 Mei 2010 pada 11:10
sepertinya saya belum komen disini
… sayang lidah saya, lidah kopi instan
jadi kurang dapat membedakan kopi mana … entah itu toraja, luwak, aceh, dll kayaknya bagi saya sama ajah dech
… mohon bimbingannya …
[Balas]
24 Mei 2010 pada 22:49
klo kopi rumah gadang,…
baru kopinya orang minang,…
enaaaaak bgt tuh
[Balas]
17 Juni 2010 pada 20:39
sepertinya saya belum komen disini
… sayang lidah saya, lidah kopi instan
jadi kurang dapat membedakan kopi mana … entah itu toraja, luwak, aceh, dll kayaknya bagi saya sama ajah dech
… mohon bimbingannya …
[Balas]
20 Agustus 2010 pada 20:33
Met Malam Pak. Saya mo tanya harga pasaran kopi toraja di jakarta brp/kg? saat ini saya lagi panen kopi. sekitar 250 kg. Asli dari kebun sendiri. Tolong di konfirmasi ya pak. atau telp ke no 081343782088 / 085880288088. a/n : Yakhin Galla’. terima kasih sebelumnya. Sukses selalu dalam perjalanan karirnya.
[Balas]
26 Maret 2011 pada 21:24
wah kopi toraja itu memeng enak bangat, pantasan sangat mendunia. sy baru rasakan waktu berkunjung k’makasar.
[Balas]
7 April 2011 pada 22:42
kopi toraja memang kuat aromanya, apalagi yang di olah secara tradisional yaitu sangrai dengan menggunakan belanga /wajan yang terbuat dari tanah liat dan tumbuk sendiri (Lumpang + alu).
[Balas]
10 April 2011 pada 12:38
Slain kopi toraja,disulsel ad jenis kopi yg laen ga??Mslny kopi luwak(musang) khas toraja??Ale q maniak coffee
[Balas]
10 April 2011 pada 19:21
Wah saya kurang tau, kebetulan yang populer dan sering mampir di Jakarta ya kopi Toraja-nya.
[Balas]
17 Oktober 2011 pada 00:43
Kopi Toraja memang dahsyat…saya tau senjak awal kuliah dulu, itupun karena bertemu banyak orang Toraja di Jogja..
Thanks yo…
[Balas]
8 November 2011 pada 21:27
Pernah saya baca di salah satu blog bahwa kopi toraja ini di exspor ke jepang dan kopi ini, nomor satu di jepang dan jepang mempunyai lisensinya hak dagangnya dan jepang sekarang menanam inpestasi kopi ditoraja dan sedang dikembangkan
[Balas]
9 November 2011 pada 04:59
betul sekali jepang ada perusahaan kopi d toraja…tepatx d PEDAMARAN yang nama perusahaanx TOARCO JAYA ( toraja arabica coffee)
[Balas]
17 November 2011 pada 13:29
Kopi Toraja memang salah satu dari varian kopi favorit dari Indonesia.
[Balas]
22 November 2011 pada 20:56
met kenal mBa
terakhir ngopi toraja pake alat masak yg pake spirtus (entah apa namanya)
kopi dalam saringan, jadi tidak campur air, kopi dimasak dengan uapnya…
nah, bisa bantu kasih tau alat itu apa namanya ? dan dmana kira2 bisa d beli ?
Trims
[Balas]