Diposting pada 13 Agustus 2011 oleh Ariyanti
Setelah mengikuti acara Kenduri Semur Nusantara yang diadakan oleh kecap Bango, saya tertarik untuk mencoba resep awal semur seperti yang tertulis pada buku “Groot Nieuw Volledig Oost-Indisch Kookboek”. Nama resep aslinya smoor ajam I. Hidangan ini sangat pas untuk berbuka puasa. Jika masih ada sisa, bisa dihangatkan untuk menu sahur. Dari bahan dan bumbu tidak berbeda jauh dengan semur yang biasa saya buat. Perbedaannya ada pada cara memasaknya yang sedikit lebih rumit. Berikut resep semur ayam ala dapur Indis. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 27 Juli 2011 oleh Ariyanti
Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis makanan ini. Namanya bubur biji salak. Tetapi jangan salah, tidak ada penggunaan buah salak dalam makanan ini. Mungkin karena bentuknya saja yang mirip biji salak. Hidangan ini biasa dijual saat bulan puasa. Nah, mumpung sebentar lagi bulan puasa tiba. Tidak ada salahnya untuk mencoba membuat sendiri bubur biji salak sebagai hidangan berbuka puasa. Resep bubur biji salak ini saya dapatkan dari majalah saji. Selamat Mencoba! Lanjutkan Membaca
Diposting pada 16 Juli 2011 oleh Ariyanti
Di trimester akhir kehamilan, saya kembali ngidam. Kali ini saya ingin makan naga sari, kue tradisional berbahan dasar tepung beras diisi dengan pisang. Demi mendapatkan kue tersebut, saya bela-belain bangun pagi ke pasar subuh yang biasa menjual jajanan pasar. Tetapi saya kurang beruntung, naga sari yang saya cari kebetulan tidak dijual hari itu. Karena sudah tidak tahan untuk menikmati naga sari, akhirnya saya coba membuat sendiri. Berikut resep naga sari ala Ari. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 25 Juni 2011 oleh Ariyanti
Ketika membaca kembali tabloid dan majalah lama, saya menemukan sebuah resep yang cukup menarik di tabloid Saji, pizza kentang. Jika biasanya adonan dasar pizza terbuat dari tepung terigu, dasar pizza kentang ini terbuat dari kentang, telur, dan susu. Menurut saya resep ini malah lebih mirip dengan kentang panggang, tetapi dengan toping saus tomat dan keju khas pizza. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 15 Juni 2011 oleh Ariyanti
Cuaca yang sangat panas di Jakarta, membuat saya dan suami wajib minum es setiap hari. Biasanya minuman dingin yang dibuat berupa teh, kopi, cokelat, susu, jus buah, sirup, atau kombinasi dari bahan-bahan tersebut. Bosan dengan pengolahan yang begitu-begitu saja dan dorongan rasa malas harus selalu membuat 1 s.d 2 kali dalam sehari akhirnya saya membuat es lilin. Saya menggunakan sirup frambozen dan buah sirsak sebagai bahan dasarnya. Dengan cara ini ketika haus tidak perlu repot membuat minuman dingin, cukup buka kulkas dan ambil es lilin sirsak. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 02 Juni 2011 oleh Ariyanti
Jika pada resep sebelumnya saya membahas ayam sambal hijau, lagi-lagi saya akan membahas masakan dengan sambal. Sambal di Indonesia memang tak ada habisnya untuk dibahas. Bahan utama yang akan digunakan kali ini mudah didapat dan murah-meriah, tempe. Sambal tempe adalah salah satu makanan favorit keluarga kami. Meskipun hanya menggunakan tempe, tetapi rasanya luar biasa. Perpaduan rasa pedas dan gurihnya tempe bisa membuat orang yang menyantapnya tidak ingin berhenti makan. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 29 Mei 2011 oleh Ariyanti
Masakan Indonesia dan sambal seperti kekasih yang selalu setia bersama. Hal ini didukung dengan banyaknya varian sambal yang ada di negara kita. Mulai dari sambal uleg, sambal balado, hingga sambal terasi. Akibatnya lidah keluarga kami pun tidak bisa terpisahkan dari sambal. Makan tanpa sambal sepertinya tidak lengkap. Kali ini saya mengkombinasikan ayam rebus dengan sambal hijau, sambal yang biasanya digunakan untuk masakan Padang. Sambal ini juga bisa digunakan untuk jenis masakan yang lain. Ini dia resep ayam sambal hijau. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 19 Mei 2011 oleh Ariyanti
Sejak menikah, hampir setiap hari saya menonton acara memasak di televisi, Aroma, yang dipandu oleh Bu Sisca. Banyak resep masakan yang menjadi inspirasi saya untuk menyajikan hidangan sehari-hari di rumah. Tetapi saya memiliki kebiasaan buruk, tidak mencatat resep sesuai bahan dan takaran yang dianjurkan, seringkali saya memodifikasi resep tersebut, sesuai ingatan atau perkiraan saya saja. Misalnya resep bola ayam asam manis berikut: Lanjutkan Membaca
Diposting pada 05 Mei 2011 oleh Ariyanti
Maksud hati ingin pergi keluar untuk makan malam, tetapi hujan tidak juga berhenti. Karena perut lapar dan malas untuk membuat hidangan lengkap, akhirnya saya memutuskan untuk membuat bubur sumsum. Cocok sebagai menu hangat dikala hujan, mudah, dan cepat untuk menyiapkannya. Cukup dengan tiga bahan utama (tepung beras, santan, dan gula merah), ini dia resep bubur sumsum. Lanjutkan Membaca
Diposting pada 23 April 2011 oleh Ariyanti
Suatu hari saya sangat kelaparan, tidak ada makanan tersisa di rumah. Setelah membuka kulkas, bahan yang tersedia hanya makaroni, susu, keju, dan telur. Akhirnya tercetus ide untuk membuat makaroni panggang. Meskipun tanpa daging rasanya pun tetap lezat (mungkin karena saya sangat lapar). Agar lebih mantap, saya memberikan keju dengan porsi yang lebih banyak. Ini dia resep makaroni keju panggang. Lanjutkan Membaca