2 – 1. Ini bukan hasil pertandingan piala dunia 2010. Tetapi takaran kopi dan gula favoritku untuk membuat secangkir kopi. 2 sdt (sendok teh) kopi dan 1 sdt gula. Tanpa susu, tanpa creamer, hanya dengan air mendidih. Baik kopi sumatera, kopi sulawesi, atau kopi jawa, semuanya sama, 2 – 1. Secangkir kopi dengan takaran 2 – 1 ini yang membantuku menerjang rasa kantuk, bosan, atau menemaniku nonton piala dunia 2010.

Apapun kopinya, takarannya tetap 2 - 1.
Air panas disarankan untuk membuat kopi ber-ampas. Air hangat tidak cukup, tanpa air panas, butir-butir kopi akan mengambang di permukaan cangkir dan dibutuhkan waktu cukup lama untuk menunggu butiran kopi mengendap. Sebaiknya menggunakan air yang baru mendidih dan ditunggu kurang lebih 2 – 3 menit. Beberapa orang bilang jika air yang baru mendidih langsung digunakan untuk menyeduh kopi akan merusak citarasa kopi. Percaya atau tidak? Terserah anda, karena aku sendiri tidak bisa membedakan rasanya.
Meskipun beberapa orang bilang tiap jenis kopi sebaiknya takarannya berbeda, tetapi takaran 2 – 1 inilah yang menurutku paling pas. Tidak terlalu pahit dan tidak terlalu manis. Bagaimana dengan anda? Bagaimana takaran kopi anda?
Gambar diambil dari www.flickr.com.




22 Juni 2010 pada 14:43
Hhmmm…
[Balas]
22 Juni 2010 pada 14:44
memang teh itu serba guna..
mau bikin kopi takaran 2-1 aja mesti pake teh..
waLaupun cuma sendoknya…
[Balas]
25 Juni 2010 pada 09:40
Padahal seumur-umur saya belum pernah nyendok teh…
[Balas]
22 Juni 2010 pada 14:58
kaLo saya bikin kopi hitam, biasanya takaran 3-1…
[Balas]
25 Juni 2010 pada 09:40
Wow… mantap!!!
Kopinya kental…
[Balas]
22 Juni 2010 pada 16:31
Saya jg dmikian, gk bgtU sk manis soalnya
[Balas]
22 Juni 2010 pada 16:33
2:1 mangtabs!!!
[Balas]
22 Juni 2010 pada 16:34
Aku suka kopi…
[Balas]
22 Juni 2010 pada 17:41
Aku gak tau, padahal tiap pagi minum kopi, ya takarannya cuma main kira-kira saja gitu, lagian yang buatin aku kopikan ibu ku, naah kalau pas di rumah sendiri. Baru deh buat kopi sendiri, bahkan masak juga sendiri. Bobo juga apalagi, yaah untungnya diriku ini tidak pernah tertawa sendiri,
[Balas]
25 Juni 2010 pada 09:41
Hahaha… senasib….
[Balas]
22 Juni 2010 pada 20:11
kalau saya sih biasanya draw ajah ,,, yang penting sesuai mood
… kadang kala kita mau manis, kadang mau pahit sedikit. begitulah hidup *sok bijak tapi enggak nyambung*
[Balas]
22 Juni 2010 pada 20:14
mmm … jadi mas irawan engga suka cappuccino donk yah? ….
[Balas]
23 Juni 2010 pada 10:13
suka juga, asal dingin… kalau yang panas suka kopi tubruk
[Balas]
22 Juni 2010 pada 20:17
Kalau saya suka 1-2…
1 gelas diminum ber 2
[Balas]
23 Juni 2010 pada 14:24
bayarnya biar bisa patungan
[Balas]
25 Juni 2010 pada 09:41
Jangan dekat-dekat pak mars di warung kopi…
[Balas]
22 Juni 2010 pada 21:56
kalo teh berapa?
[Balas]
25 Juni 2010 pada 09:41
Kalau teh 2 sendok kopi… (lho???)
[Balas]
22 Juni 2010 pada 23:11
Saya kok suka yang ber217an mas. Nggak pernah bisa nakar kopi. Pokoke asal cangkire disoki kopi, disoki jarang, diudhek, wis.
[Balas]
23 Juni 2010 pada 07:20
Wah… ada takaran baku-nya ya…
Kalo aku lebih sering minum yang sachetan aja
[Balas]
23 Juni 2010 pada 09:06
aku sih.. yg penting enak..
[Balas]
23 Juni 2010 pada 09:10
kalo gue biasa make aer hangat aja kak
lebih mantaff
[Balas]
23 Juni 2010 pada 09:48
sipp.. saya coba takarannya
[Balas]
23 Juni 2010 pada 10:47
klo q lagi suka ma kopi tubruk
dari nescafe
[Balas]
23 Juni 2010 pada 20:23
Kalau nescafe aku lebih suka yang udah dimodif, bukan kopi tubruknya…
[Balas]
23 Juni 2010 pada 10:49
hmmm
kopi q suka
takaranya pun sama 2:1
[Balas]
23 Juni 2010 pada 12:34
Kopi saya kental banget. Satu mug itu diisi 3 sendok kecil dan 2 sendok gula
[Balas]
23 Juni 2010 pada 20:22
Wow, mantap….
[Balas]
23 Juni 2010 pada 15:52
dulu, saya biasa ngemil kopi dicampur dengan susu bubuk dan gula tanpa air. enak juga walau sedikit pahit
[Balas]
23 Juni 2010 pada 20:21
Saya juga sering nih waktu masih kecil… hehehe….
[Balas]
23 Juni 2010 pada 16:54
wah mantaf sekali takaran Gula dan kopinya … heee … boleh juga nih nanti di coba … siapa tau bisa terasa nikmat kopinya…
[Balas]
24 Juni 2010 pada 02:01
gitu ya, saya mau nanya mana yag dimasukin duluan. air terus gula n kopi ato gola + kopi baru air ya?
[Balas]
24 Juni 2010 pada 09:16
Karena sudah bertanya, kopi kemudian gula kemudian air, hehehe…. kebiasaan aja…
[Balas]
24 Juni 2010 pada 16:05
kalo saya ga pake takaran mba ary
langsung tuang ajaaaaa
[Balas]
24 Juni 2010 pada 16:08
kalo saya ndak berani terlalu banyak kopi mas. maksimal sehari secangkir aja. lebih dari itu bisa bikin pusing… hehehe
[Balas]
24 Juni 2010 pada 17:02
aku malah seminggu 1 – 2x minum kopi, hehehe….
bukan karena ga suka atau bikin pusing, tapi ga punya kebiasaan minum kopi
[Balas]
24 Juni 2010 pada 21:39
Takaran kopinya lumayan sama, tapi ukurannya kurang jumbo, sebab kalau cuma secangkir cepat amblasss..!
[Balas]
24 Juni 2010 pada 22:23
Sampe sekarang saya kurang menyukai kopi hitam, salam
[Balas]
25 Juni 2010 pada 09:42
Bagus… karena kurang baik untuk kesehatan apabila kebanyakan…
[Balas]
25 Juni 2010 pada 11:02
Iya mbak, air yang baru mendidih ato air yang dari termos bagi saya sama aja. Asalkan jangan air baru mendidih langsung di seruput, BAHAYA. wkwkwkwk
pake roti atu donat.
Klo saya ga suka ngopi, lebih suka susu coklat.
[Balas]
25 Juni 2010 pada 15:05
Saya malah kurang suka kopi.. lebih suka teh
*tapi bukan sendoknya lho*
[Balas]
25 Juni 2010 pada 15:56
aku sebenarnya ga pengopi, tapi kalo dikasi kopi gratisss aku mau
[Balas]
25 Juni 2010 pada 16:14
lahh kok sama 2-1.. saya jg segitu takarannya.. tp saya jarang minum kopi kecuali kalo g bisa tidur.. maklum saya kalau minum kopi malah bikin ngantuk e.. yg salah entah kopinya atau badan sya nih
[Balas]
25 Juni 2010 pada 18:15
Menurut saya, utk kopi hitam, lbh enak pke air panas, tp bukan mendidih.
Btw, saya jg tu, kl udah dasarnya ngantuk walo ngopi tetep ngantuk, hehehe…
Dan perut suka protes kl minum kopi yg dicampur krimer. Jadi, tetap setia pd kopi hitam…
[Balas]
25 Juni 2010 pada 18:54
Nah itu dia, saya gak bisa bedain rasanya, bukan ahli kopi…
Tapi kalau dengan air yang tidak habis mendidih, biasanya biji (serbuk) suka mengambang di permukaan air.
[Balas]
30 Juni 2010 pada 16:11
klo kopi, enak mana ya antara Arabica dan Robusta?
Ktnya sih arabica no.1, tp robusta lbh kenceng dan mantap, gitu……..Ada yg punya pengalaman…?
[Balas]
30 Juni 2010 pada 17:15
saya sendiri gak kompeten jawabnya, tapi soal rasa saya lebih suka yang sudah dicampur, jadi bisa dpt kopi yang harum + mantap + tidak asam
mungkin link ini bisa buat referensi
[Balas]
30 Juni 2010 pada 18:07
wah, thx link nya mas Irawan..Lmyn memberi gambaran…
jd pingin mix, tp arabica-ku dah menipis…hehehe…
25 Juni 2010 pada 18:57
wah kalo saya ga pake takaran.. biasanya pake kopi sachet terus langsung tuang aja ke gelas terus seduh pake air panas secukupnya
[Balas]
30 Juni 2010 pada 16:15
Kopi sachet emang praktis…tp bikin kopi tubruk dan takarannya bisa jadi tantangan tersendiri…hehehe (cie…sok ni ye..maaph)
[Balas]
26 Juni 2010 pada 14:22
sumpah lho mas.. aku ndak pernah bisa bikin kopi..
huuuu,,, wanita macam apa itu.. hehehhe…
salam kenal
[Balas]
28 Juni 2010 pada 10:48
Saya lebih suka pake creamer ……..
[Balas]
28 Juni 2010 pada 11:22
waduh kalo ngopi mah biasanya di warung, gak tau takaranya hahaha.
btw kopi pake float enak ga yah? hmmm
[Balas]
28 Juni 2010 pada 21:11
dulu waktu masih kuliah
saya peminum kopi hitam
takaran 2-1 emang paling pas
sekarang saya minum kopi instan
mulai dari cream, capucinno, mocca, pakai jahe, sampai yg brown sugar
hmmm..nikmat..sambil nonton tv berdua suami
[Balas]
29 Juni 2010 pada 09:02
Iya Mbak, saya bakal nyoba dengan takaran itu.
Tapi, kalo yang saya baca di bungkus kopi suatu merek, yang ada malah satu sendok teh atau sendok makan kopi, ditambah dengan sekitar 200 ml air. Saya sering mengikuti takaran sajinya.
[Balas]
29 Juni 2010 pada 15:47
saya kok terbalik ya hehehehe
[Balas]
30 Juni 2010 pada 18:13
ada yg suka bikin kopi dgn cara merebus bubuk kopi+airnya sekalian, baru disaring.Mantab abis katanya…….Iya po?
[Balas]
1 Juli 2010 pada 16:28
wah gak berani ngopi (punya penyakit maagh hehe)
[Balas]
10 Juli 2010 pada 14:07
Karena saya pecinta kopi maka takarannya 2:3, 2 untuk kopi ampas, 3 untuk gulanya..:)
[Balas]
19 Juli 2010 pada 18:08
wahh.. klo aku sih, 1 sdt kopi n 2 sdm gula.. hihi
aku ga suka kopi pait sihh..
[Balas]
19 Juli 2010 pada 19:34
berarti kedudukannya 1-2 lah…
[Balas]
6 Desember 2010 pada 14:05
Untuk kopi bubuk yg diseduh secara tradisional sebaiknya dengan air mendidih.
[Balas]
16 April 2011 pada 01:04
2-1 gak terlalu pahitkah ?
[Balas]
28 Mei 2011 pada 17:47
Hehehe, saya sih tanpa gula.
>.<"
Saya udah pernah nyoba pake gula tropicana slim, tapi gak enak.
[Balas]